Ilmu tentang klasifikasi, tatanama, : Ilmu tentang klasifikasi, tatanama



Yüklə 445 b.
tarix21.08.2017
ölçüsü445 b.



:Ilmu tentang klasifikasi, tatanama,

  • :Ilmu tentang klasifikasi, tatanama,

  • dan identifikasi tumbuhan

  • Klasifikasi Tumbuhan

  • :Mengelompokan berbagai jenis tbhan ke dlm golongan2 dr bermacam kategori

  • (Kategori : tk. dimana suatu takson diletakkan)

  • - Dimulai dr jenis/spesies sbg satuan dasarnya

  • - Jenis yg serupa digolongkan ke dlm satu marga

  • (genus), dan bbrp marga yg bermiripan

  • membentuk suku (familia), dst.



Sifat morfologi yg bermiripan

  • Sifat morfologi yg bermiripan

  • (organ vegetatif dan generatif)

  • Hasil evolusi (sifat kekerabatan)

  • Tujuan klasifikasi :

  • 1.Menyediakan cara pengenalan dan komunikasi yg mudah

  • 2.Menyederhanakan obyek studi

  • (menemukan keseragaman dlm keaneka ragaman)

  • 3.Mempelajari proses dan hasil evolusi



KATEGORI GOLONGAN

  • KATEGORI GOLONGAN

  • -Kingdom……………………………… Plantae

  • -Divisio ………………………………. Spermatophyta

  • -Sub-divisio………………………… Angiospermae

  • -Classis ……………………………. Dicotyledoneae

  • -Ordo ……………………………… Guttiferales

  • -Familia …………………………. Dipterocarpaceae

  • -Genus ………………………….. Shorea

  • - Species ………………………. Shorea pinanga

  • - Kategori di bwh species :-sub-species

  • - forma

  • - varietas

  • - Setiap kategori memiliki sub (anak)



Penempatan suatu takson dlm suatu kategori

  • Penempatan suatu takson dlm suatu kategori

  • sangat tergantung kpd ahli taksonomi yg

  • mempelajari/meneliti golongan tbh-an tsb.

  • Contoh: suku Leguminosae (Fabaceae)

  • Kategori Lawrence (1951) Backer &

  • Van den Brink (1968)

  • Suku Leguminosae - Mimosaceae

  • - Caesalpinaceae

  • - Papilionaceae

  • Anak-suku -Mimosoideae

  • -Caesalpinioideae

  • -Lotoideae





Kelompok populasi alami yg dapat saling mengawani dan secara reproduktif terasing dari kelompok serupa yang lain

  • Kelompok populasi alami yg dapat saling mengawani dan secara reproduktif terasing dari kelompok serupa yang lain

  • Termasuk semua individu yg ciri-ciri utamanya satu sama lainnya dan sama pula dengan ciri-ciri utama keturunannya

  • Kemampuan untuk mengadakan perkawinan satu sama lain dengan menghasilkan keturunan yg subur

  • Terdapat jumlah dan susunan kromosom yg sama



Sistem Tertua

  • Sistem Tertua

  • - Tbh-an penghasil bahan pangan

  • - Tbh-an penghasil bahan sandang

  • - Tbh-an penghasil obat-obatan

  • 2. Sistem Habitus (s.d. abad 17)

  • a. Theophrastus

  • - Pohon

  • - Semak

  • - Herba

  • b. John Ray (1628-1705)

  • 1.Herba:-Imperfectae

  • -Perfectae : -Dicotyledones

  • -Monocotyledones

  • 2.Arbores (Tbh-an berkayu):

  • -Dicotyledones

  • -Monocotyledones



Dasar : jumlah stamen, penyatuan

  • Dasar : jumlah stamen, penyatuan

  • dan panjang stamen

  • (Dipelopori oleh Carolus Linnaeus, abad ke 17)

  • Kelas 1: Monoandria : Lemna

  • Kelas 2: Diandria : Veronica, Salvia

  • dst.

  • Kelas 10: Decandria : ACer

  • dst.

  • Kelas 16 : Monadelphia : Malvaceae

  • Kelas 17 : Diadelphia : Tryfolium

  • Kelas 24: Cryptogamia (lumut, jamur,

  • dan ganggang)



Tidak sekedar menyederhanakan obyek studi, namun ingin mencerminkan apa yg sebenarnya dikehendaki oleh alam

  • Tidak sekedar menyederhanakan obyek studi, namun ingin mencerminkan apa yg sebenarnya dikehendaki oleh alam

  • dipelopori oleh A.L. de Jussieu (1748-1836)

  • I. Acotyledoneae

  • (terdiri dari: 1 kelas dg. 6 suku: jamur, paku-

  • pakuan, lumut dan ganggang)

  • II. Monocotyledoneae

  • (terdiri dari 3 kelas dg. 16 suku)

  • III. Dicotyledoneae



  • III. Dicotyledoneae

  • A. Monoclinae, 3 golongan :

  • 1. Apetalae : 3 kelas, 11 suku

  • 2. Monopetaleae : 4 kelas, 25 suku

  • 3. Polypetalae : 5 kelas, 37 suku

  • B. Diclinae : 1 kelas, 35 suku



Menciptakan penggolongan tbh-an sekaligus juga mencerminkan urut-urutan golongan itu dlm perkembangan filogenetiknya yg menunjukkan tingkat kekerabatan

  • Menciptakan penggolongan tbh-an sekaligus juga mencerminkan urut-urutan golongan itu dlm perkembangan filogenetiknya yg menunjukkan tingkat kekerabatan

  • Lahir setelah muncul Teori Evolusi dari Charles Darwin (dlm bukunya The Origin of Species) : bahwa “mahluk hidup yg ada sekarang merupakan hasil evolusi dari bentuk yg sederhana menjadi bentuk yg kompleks”

  • Contoh : Sistem Klasifikasi ciptaan Engler dan Prantl (abad 19 – kini) yg banyak dianut.



Kerajaan Tumbuhan dibagi ke dlm 13 divisi

  • Kerajaan Tumbuhan dibagi ke dlm 13 divisi

  • Divisi I – XI : Thallophyta

  • (ganggang dan jamur)

  • Divisi XII : Embryophyta Asiphonogamae

  • Sub-divisi : A. Bryophyta (lumut)

  • B. Pteridophyta (paku-pakuan)

  • Divisi XIII : Embryophyta Siphonogamae

  • (Spermatophyta)

  • Sub-divisi : A. Gymnospermae

  • B. Angiospermae

  • Kelas : 1. Monocotyledoneae

  • 2. Dicotyledoneae





Tatanama Tumbuhan :

  • Tatanama Tumbuhan :

  • Pemberian nama tumbuhan yang benar sesuai dgn Kode Internasional Tatanama tumbuhan.

  • Setiap jenis pohon memiliki :

  • 1.Nama lokal

  • 2.Nama perdagangan

  • 3.Nama ilmiah

  • Nama ilmiah diatur oleh : Kode Internasional Tata nama Tumbuhan (International Code of Botanical Numenclature)



Tidak mempunyai hubungan dengan tata nama hewan

  • Tidak mempunyai hubungan dengan tata nama hewan

  • Setiap takson hanya boleh mempunyai 1 nama yg tepat dan sah yg didasarkan atas nama dari contoh tumbuhan tipe dan berdasarkan prioritas menurut tanggal penerbitan yang tertua

  • Nama ilmiah adalah nama latin atau diperlakukan sebagai nama latin



Nama Lokal :

  • Nama Lokal :

  • Tdk mengikuti ketentuan manapun

  • Dlm bhs.setempat

  • Berlaku lokal

  • Mudah dilafalkan

  • Tdk jelas utk kategori takson yg mana

  • Satu takson dpt memiliki lebih dari satu nama



Kayu arang

  • Kayu arang

  • Sono keling

  • Cemara laut

  • Meranti rawa

  • mengandung informasi penting

  • Contoh nama perdagangan:

  • Meranti (marga Shorea)

  • Kamper (marga Dryobalanops)

  • Mahoni (marga Swietenia)

  • Jati (Tectona grandis)



Kategori akhiran Contoh

  • Kategori akhiran Contoh

  • Divisio - phyta Spermatophyta

  • Sub-divisio - phytina Angiospermae

  • Classis - opsida Dicotyledoneae

  • Sub-classis - idea

  • Ordo - ales Rosales

  • Sub-ordo - ineae

  • Familia - aceae Fabaceae

  • Sub-familia - oideae Mimosoideae

  • Tribus - eae

  • Sub-tribus - inae

  • Genus -- Acacia

  • Species -- Acacia mangium



Berasal dari nama suku tipe dan ditambah akhiran –ales

  • Berasal dari nama suku tipe dan ditambah akhiran –ales

  • Misal:- Casuarinales

  • - Malvale

  • Nama Suku

  • Dibentuk dari nama salah satu marganya (marga tipe) dan ditambah akhiran –aceae

  • Misal:- Meliaceae (dari nama marga Melia)

  • - Dipterocarpaceae (dari marga Dipterocarpus)

  • - Anacardiaceae (dari marga Anacardium)



Berasal dari nama marga tipe dan diberi akhiran-oideae

  • Berasal dari nama marga tipe dan diberi akhiran-oideae

  • Misal : Mimosoideae

  • Caesalpinioideae







> Nama tempat/pulau:

  • > Nama tempat/pulau:

  • - Shorea javanica - Diospyros celebica

  • - Aleurites moluccana - Agathis borneensis

  • > Nama lokal :

  • - Sapindus rarak - Carica papaya

  • - Stelechocarpus burahol

  • Sifat morfologi :

  • - Diospyros cauliflora - Mallotus oblongifolia

  • - Casuarina equisetifolia - Acacia auriculiformis

  • Tempat tumbuh (habitat):

  • - Ficus montana - Heritiera littoralis

  • - Madhuca vulcanica



Penulisan dan penyebutan nama jenis/spesies menjadi mudah dan sederhana, sehingga komunikasi lebih efektif.

  • Penulisan dan penyebutan nama jenis/spesies menjadi mudah dan sederhana, sehingga komunikasi lebih efektif.

  • Contoh: pada awal abad ke 17 Caspar Bauhin (botanist Swiss) memberi nama ilmiah utk tomat adalah : “ Solanum pemiferum fructo rotundo striato molli” (Tbh-an Solanum (terung) yg berbuah lebat, buahnya bulat beralur-alur dan lunak)

  • Dgn Sistem Binomial yg dikembangkan sejak th.1753 oleh Carolus Linnaeus (botanist Swedia) dlm bukunya Species Plantarum, nama tomat menjadi “Solanum lycopersicum”



Durio (dari durian)

  • Durio (dari durian)

  • Canarium (dari kenari)

  • Sindora (dari sindur)

  • dari sifat morfologi :

  • > Pterocarpus (pteros= sayap, carpus = buah)

  • > Cynometra (cyno= anjing jantan, metra = sesuatu yg bergelayut di bawah perutnya)

  • > Dipterocarpus







hendaknya dicantumkan dibelakang nama jenis, terutama dalam karya ilmiah. Nama author tsb dapat disingkat, kecuali bila sangat pendek.

  • hendaknya dicantumkan dibelakang nama jenis, terutama dalam karya ilmiah. Nama author tsb dapat disingkat, kecuali bila sangat pendek.

  • Misal :

  • Tusam (Pinus merkusii Jungh. et De Vriese)

  • - Sengon (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen)



Sebagai upaya menemukan nama yg paling benar (correct)

  • Sebagai upaya menemukan nama yg paling benar (correct)

  • Misal:- nama ilmiah sengon:

  • Albizzia falcata Backer

  • Albizia falcataria Forsberg

  • Paraserianthes falcataria (L.)Nielsen

  • - nama ilmiah cengkeh:

  • Eugenia aromatica (L.)Baill.

  • Eugenia caryophyllus (Spreng.)Bullock & Harrison

  • Syzygium aromaticum (L.)Merr. & Perry



Nama ilmiah

  • Nama ilmiah

  • Nama harus sah

  • Harus dipublikasikan secara valid dan efektif dalam publikasi ilmiah yang berbahasa latin dan Inggris

  • Berhubungan secara permanen dgn salah satu elemen dari takson tsb.





Penentuan nama tbh-an serta penempatannya secara benar di dlm sistem klasifikasi tbh-an.

  • Penentuan nama tbh-an serta penempatannya secara benar di dlm sistem klasifikasi tbh-an.

  • > Dua macam identifikasi :

  • Thdp.tbh-an yg belum dikenal di dlm dunia ilmu pengetahuan (belum memiliki nama ilmiah)

  • Thdp.tbh-an yg sudah dikenal dlm dunia ilmu pengetahuan(namun kita belum tahu namanya)







Herbarium:

  • Herbarium:

  • - Bagian tbh-an atau spesimen yg diawetkan

  • - Tempat penyimpanan spesimen yg telah

  • diawetkan

  • Buku Flora:

  • Menguraikan flora suatu wilayah/kawasan

  • Misal: -Flora of Java I – III (1948)

  • by Backer & Van den Brink

  • -Flora of Cibodas

  • -Flora Malesiana



Monografi:

  • Monografi:

  • Menguraikan flora suatu takson tertentu

  • Misal: - Monograph of Shorea

  • - Monograph of Dipterocarpaceae

  • Kunci Identifikasi :

  • Analisis buatan yg berisi ciri-ciri khas suatu takson tbh-an yg disusun sedemikian rupa shg selangkah demi selangkah si pemakai kunci dipaksa memilih satu diantara dua pilihan, dan akhirnya dapat ditentukan nama atau identitas takson tbh-an tsb.





Ada dua bentuk:

  • Ada dua bentuk:

  • Bentuk Sejajar (Paralel)

  • Bentuk Bertakik

  • Persyaratan:

  • Berisi dua pernyataan bertentangan

  • Dimulai dg pernyataan sifat atau nama organ tbh-an yg sama

  • Hindari pernyatan negatif (kata tidak atau bukan)

  • Jumlah nomor (pasangan pernyataan) adalah n-1, dimana n = jumlah takson





Penyusunan kunci identifikasi utk 5 spesies berdasarkan pada sifat morfologi daun.

  • Penyusunan kunci identifikasi utk 5 spesies berdasarkan pada sifat morfologi daun.

  • Gmelina arborea (Gmelina)

  • Caesalpinia pulcherrima (Kembang merak)

  • Chrysophyllum cainito (Sawo duren)

  • Artocarpus heterophyllus (Nangka)

  • Swietenia macrophylla (Mahoni)

  • Langkah I: uraikan sifat morfologi daun tiap

  • jenisnya, kemudian buat bagannya, baru ditulis.





G. arborea : tunggal, opposite

  • G. arborea : tunggal, opposite

  • C. pulcherrima : mjk menyirip ganda 2, alternate

  • C. cainito : tunggal, alt.distichous,

  • bag. bwh. berwarna cokelat

  • 4. A.heterophyllus : tunggal, alternate,

  • bag. bwh. hijau

  • 5. S. macrophylla : mjk menyirip ganda 1, alternate



  • (1)



  • 1. a. Komposisi daun majemuk ………………………………. 2

  • b. Komposisi daun tunggal ………………………………… 3

  • 2. a. Menyirip ganda 1 ……………………….. S. macrophylla

  • b. Menyirip ganda 2 ………………………. C. pulcherrima

  • 3. a. Tata daun opposite ……………………. G. arborea

  • b. Tata daun alternate atau alternate distichous…….. 4

  • 4. a. Bag. bawah berwarna hijau…………. A.heterophyllus

  • b. Bag. Bawah berwarna cokelat ……… C. cainito



1. a.Komposisi daun majemuk ………………………………….. 2

  • 1. a.Komposisi daun majemuk ………………………………….. 2

  • 2. a. Menyirip ganda 1 …………………………S. macrophylla

  • b. Menyirip ganda 2 …………………………C. pulcherrima

  • 1. b. Komposisi daun tunggal …………………………………… 3

  • 3. a. Tata daun opposite …………………………… G. arborea

  • b.Tata daun alternate atau alternate distichous……… 4

  • 4. a. Bag. bwh berwarna hijau ………….A.heterophyllus

  • b. Bag.bwh berwarna cokelat ………………..C. cainito






Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©azkurs.org 2016
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə