A. Kelompok Tanaman Sayuran



Yüklə 131,45 Kb.
səhifə1/5
tarix12.08.2017
ölçüsü131,45 Kb.
  1   2   3   4   5
Jika anda punya lahan di halaman / perkarangan rumah sebaiknya dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai apotik hidup, lumbung hidup dan warung hidup yang dikelola oleh semua anggota keluarga. Terutama bagi yang berpenghasilan ekonomi menengah ke bawah akan sangat terbantu dengan adanya tanaman bernilai guna di sekitar tempat tinggal.

Menanami pekarangan rumah tidak hanya dapat memperindah / mempercantik rumah kita namun juga bisa menjadi penambah bahan makanan dan juga tambahan penghasilan. Dengan begitu keluarga bisa menghemat pengeluaran walaupun tidak signifikan namun cukup berarti jika dilihat dari berbagai manfaat yang didapat.

Dalam menanami kebun kecil kita sebaiknya memilih beberapa dari jenis / macam tanaman sebagai berikut :

A. Kelompok Tanaman Sayuran

1. Pagar Hidup :
- Katuk
- Singkong
- Kangkung
- Beluntas
- Lamtoro
- Mangkokan
- Pandan

2. Sayuran Daun-Daunan


- Bayam
- Labu Siam
- Kedondong
- Melinjo
- Sawi Putih
- Sawi Hijau
- Krokot
- Selada
- Talas
- Genjer
- Pepaya
- Petsay
- Koro
- Mengkudu
- Kacang Panjang
- Jambu Mede / Jambu Monyet

3. Sayuran Buah-Buahan


- Wortel
- Terong
- Pare
- Tomat
- Oyong / Gambas
- Labu
- Pepaya
- Labu Air
- Labu Siam
- Cabe-Cabean / Cabai
- Jeruk Nipis

4. Sayuran Kacang-Kacangan / Polong-Polongan


- Kecipir
- Melinjo
- Kacang Kapri
- Buncis

5. Sayuran Bunga-Bungaan


- Kembang Kol
- Kembang Turi
- Bunga Pisang
- Bunga Pepaya

6. Sayuran Lain-Lain


- Jamur-Jamuran yang layak konsumsi

B. Kelompok Tanaman Buah

- Pepaya
- Kedondong
- Sawo
- Jambu Monyet / Jambu Mete
- Pisang
- Sirsak
- Mengkudu
- Jambu Biji / Jambu Klutuk
- Nanas
- Jambu Air
- Jeruk Bali
- Belimbing
- Serikaya
- Rambutan
- Mangga
- Delima

C. Beternak dan Memelihara Ikan (Tambahan)

Jika masih ada banyak lahan yang tersisa dan diperbolehkan maka tidak ada salahnya menambah budidaya ternak unggas dan ikan untuk menambah makanan protein hewani bagi keluarga.

1. Hewan Ternak


- Bebek
- Ayam
- Kelinci
- Kambing

2. Ikan-Ikanan Kolam


- Ikan Mujair
- Ikan Nila
- Ikan Tawes
- Ikan Lele
- Ikan Mas
- Belut

Sebelum memanfaatkan pekarangan dengan menanami tanaman atau memelihara binatang yang bisa dimanfaatkan sebaiknya banyak-banyak belajar dari buku, internet, orang yang berpengalaman, dan lain-lain agar hasil yang didapat bisa maksimal dan memuaskan.



Membuat Halaman Menjadi Taman

19 Desember, 2006 · Disimpan dalam Yang Ringan

Republika Online, Minggu, 03 September 2006

Pernahkah Anda membayangkan kalau suatu saat kelak halaman atau pekarangan rumah Anda bakal bisa menjadi taman buah atau taman bunga yang indah nan cantik? Ya, hal itu dapat terujud, tergantung kemauan dan keseriusan kita.

Menurut pengusaha tanaman buah dan bunga, siapa saja, yang rumahnya memiliki halaman, dapat membangun pekarangannya menjadi taman buah atau taman bunga. Sebab untuk mewujudkan itu tidaklah sulit, hanya perlu keuletan dan perawatan atas tanaman-tanaman tersebut.

”Waktu kita memang akan sedikit tersita untuk mengurusi tanaman itu, misalnya mengatur penyiraman, pemupukan, pemangkasan, dan sesekali mengawasi kemungkinan datangnya hama tanaman,” ujar Yanti Permana, pengusaha tanaman buah dan bunga di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Menurut wanita yang sudah sepuluh tahun berbisnis tanaman, saat ini banyak bibit buah atau bunga yang dijual di pasaran. Tanaman tersebut umumnya merupakan bibit unggul yang siap dikembangkan. ”Kita tinggal memilih bibit jenis buah atau bunga apa yang kita inginkan, semuanya tersedia,” ujarnya. Tanaman bibit buah dan bunga bisa ditanaman di halaman atau di pekarangan rumah dengan menggunakan pot. Untuk tanaman buah, biasanya menggunakan pot yang lebih besar, seperti drum, sementara untuk bunga, potnya lebih kecil.

Tanaman-tanaman ini semuanya cocok ditempatkan dimana saja, tapi sebaiknya diletakkan di titik yang mendapat sinar matahari. ”Ini agar pertumbuhannya lebih bagus,” paparnya.

Untuk jenis tanaman buah yang akan ditanam, dianjurkan agar disesuaikan dengan luas halaman atau pekarangan rumah. Jangan sampai pekarangannya kecil, lantas menanam bibit durian, misalnya. Ini tentu kurang cocok, sebab, pohon durian akan tumbuh agak tinggi dan perkembangannya melebar.

Yang lebih pas untuk ditaman di lahan yang lebih kecil, misalnya rambutan, jambu, sawo, atau mangga. Tanaman pot ini bisa berbuah meskipun pohonnya masih kecil dan pendek.

Untuk tanaman bunga, kita memilih pot yang sesuai dengan selera, tapi disarankan ukurannya tidak terlalu besar. Sebab terkadang pot yang besar akan mengganggu keindahan dari bunga itu sendiri. ”Disesuaikan dengan ukuran bunganyalah.” papar Yanti.

Lantas bagaimana tanaman itu agar cepat berbunga atau berbuah. Suwardi, petani tanaman di Jalan Pajajaran, Kota Bogor, menjelaskan, sebenarnya tidak ada kiat khusus agar tanaman itu cepat berbunga atau berbuah. Perawatannya pun biasa saja, namun perlu meluangkan waktu untuk mengurusinya agar kelak mendapatkan hasil yang maksimal.

Untuk tanaman bunga, lanju Suwardi, kita perlu mencocokkan jenis bunga dengan media serta pupuknya. Misalnya, bunga mawar. Medinya adalah tanah yang dicampur dengan kotoran hewan yang sudah kering. ”Agar tanaman ini cepat berbunga kita perlu memberinya pupuk NPK,” ujarnya.

Harus dipangkas


Dalam perawatan bunga mawar, harus dipangkas dan dipotong batangnya. Setiap kali selesai berbunga, batangnya dipotong hinga pendek. Dengan begitu akan muncul lagi tunas yang bercabang. Begitu dipangkas, pupuk NPK ditabur kembali di sekeliling batang (jangan mengenai batang dan daun). Makin banyak cabangnya, akan makin banyak pula bunga yang muncul. ”Dengan cara ini bunga akan terus muncul,” papar Suwardi.

Tanaman bunga lainnya juga hampir sama, misalnya bunga bougenvil. Tetap dilakukan pemangkasan dan pemberian pupuk NPK. Disebutkan, pupuk NPK cocok untuk hampir semua jenis tanaman bunga, termasuk buah. Pupuk ini akan lebih cepat merangsang munculnya bunga dan buah pada tumbuhan. Untuk tanaman buah, juga perlu pemupukan yang rutin, misalnya setiap tiga bulan sekali. Sekarang, seiring dengan makin manjunya industri pertanian, jenis pupuk yang ada di pasaran pun semakin beragam. Ada pupuk khusus untuk daun yang merangsang munculnya putik, ada juga untuk akar dan batang. ”Intinya pupuk itu semua bagus, asalkan sesuai dengan anjuran pemakaiannya.”

Sama dengan bunga, tanaman buah juga harus dipangkas, agar tunas dan cabang baru muncul serta pertumbuhannya tidak terlalu tinggi. Kata Suwardi, diusahakan juga agar daunnya tidak terlalu rimbun, karena itu perlu dipangkas. Dan yang paling penting, jangan lupa melakukan penyiraman, paling tidak dua kali dalam sehari. ”Kalau hal ini rutin dijalankan, tanaman buah dan bunga akan mendapatkan hasil maksimal. Dan halaman rumah Anda bakal berubah menjadi taman bunga atau taman buah.”

baiknya bukan semata2 estetis (indah dipandang) tetapi terlebih2 harus fungsional:

*peneduh. menciptakan "iklim" mikro, sehingga angin yg masuk ke pekarangan dan ke dalam rumah akan lebih sejuk karena telah mendapat bulir2 uap air. mangga adalah salah satu yg tajuk pohonnya tepat sbg peneduh.

*tanaman berbunga. tidak harus tanaman bunga. bisa hortikulutra: mangga, rambutan, jambu air/bol, belimbing, sawo, atau daun kupu2 (bauhinia), bunga merak, kaliandra. tanaman ini dapat memancing beragam jenis burung pemakan serangga. karena bunga meng-attract datangnya serangga. buahnya bisa dinikmati atau dibagikan ke tetangga dan anak2 sekolah yg lewat di depan rumah; jadi pahala kaaan... :)

*jenis2 tanaman apotik hidup. bisa jadi media bahan obat2an alternatif juga sekalian pendidikan anak. obat sakit itu bukan obat pabrik, nak... jaga kesehatan dan daun ini, pucuk itu, bungan ini, dan akar itu...

untuk lebih jelasnya bisa mampir ke toko buku. banyak buku tentang tanaman2 berguna. atau bisa mampir ke perpustakaan puslitbang LIPI di bogor. referensi lengkap...


Alangkah senangnya menyaksikan tanaman buah-buahan di halaman rumah tumbuh subur. Dalam benak Anda terbayang nikmatnya memetik buah-buah yang sudah matang saat panen kelak. Namun, apa jadinya jika harapan itu tak terwujud? Lima tahun lebih sama sekali tak ada tanda-tanda berbuah, bahkan berbunga pun tidak. Yang tumbuh subur hanya daunnya. Segala saran sudah Anda ikuti, tapi tanaman itu tetap saja enggan berbuah. Nah, simak tips berikut:

1.      Lukai batangnya untuk memutuskan jaringan phloem sehingga aliran karbohidrat dari tajuk pohon (daun) ke bagian perakaran berhenti, sehingga pohon terangsang untuk berbunga.

2.      Beri pupuk dan fosfor tinggi untuk merangsang pembungaan dan pembuahan. Saat pemupukan sebaiknya dilakukan sebelum pukul 9 pagi, atau sekitar pukul 4-6 sore.

3.      Beri hormon tumbuh. Caranya, encerkan hormon dalam air, lantas semprotkan pada daun. Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada saat cuaca cerah.

4.      Pangkas ranting dan daun agar sinar matahari dapat leluasa menggapai daun-daun, dan sirkulasi udara bisa merata ke seluruh tanaman.

5.      Lengkungkan cabangnya, karena bunga-bunga akan sulit tumbuh di cabang yang kondisi tumbuhnya tegak lurus.

6.      Rajin-rajinlah menyiram.

Originally Posted by 1

1. Leci Kom

Leci Kom adalah leci dataran rendah yang berasal dari Cina Selatan yang adaktif di dataran rendah dan panas yang menurut cerita dibawa oleh seorang saudagar asal Cina yang merapatkan kapalnya di Samut Songkhram Thailand. Famili Sapindaceae ini dulunya adalah buah kesukaan Yang Kuei Fei - seorang selir dari Kaisar Hsuan Tsung pada zaman dinasti Ming di Cina.

Hampir semua kebanyakan penduduk di Samut Songkhram bertanam leci kom. Varietas leci unggul ini bersosok pendek dan bertajuk kompak, cocok dengan namanya yang berarti kerdil. Terbukti tanaman disana yang berumur 20 tahun pun rata-rata hanya setinggi 4-5 meter saja. tanaman leci kom baru belajar berbuah pada umur kira-kira 3-4 tahun dengan bibit hasil cangkokan. Di Payangan Bali, dengan umur 10 tahun baru berproduksi hanya beberapa dompol saja meski pada umur 5 tahun sudah mencapai panenan sekitar 25 kg.

Leci Kom di Samut Songkhram Thailand Utara tumbuh di kebun-kebun yang hanya berjarak puluhan kilometer dari laut atau tepi pantai dan kurang lebih hanya 50 meter dpl dengan panas mencapai 40 derajat Celsius. Lantaran sudah beradaptasi dengan iklim tropis, leci kom berbeda dengan varietas leci dataran tinggi. Bila leci dataran tinggi membutuhkan udara dingin 10-12 derajat di malam hari selama sekitar 50-100 jam supaya berbunga yang menjadi cikal dari buah, leci kom hanya memerlukan 30-50 jam dengan suhu 15-20 derajat, kata seorang pakar tanaman di Thailand.


Semoga dengan catatan pendek ini, leci kom bisa menjadi pilihan anda untuk ditanam di halaman rumah anda atau di kebun karena leci yang biasa hanya bisa berbuah di dataran tinggi saja. Kini leci kom menjadi pilihan untuk ditanam di dataran rendah dan panas....


Quote:

Originally Posted by 2

2. Tabulampot Klengkeng

Secara umum terdapat dua tipe klengkeng yaitu klengkeng tropika dan subtropika (temperate). Namun akhir-akhir ini kian populer dengan adanya klengkeng yang sudah diadaptasikan dengan iklim tropika. Untuk jenis yang pernah populer adalah klengkeng pimpong dan diamond river. Keduanya dapat berbuah dengan mudah didalam pot tanpa induksi pembungaan.Berbeda dengan jenis unggul klengkeng itoh dimana harus ada proses induksi pembungaan dengan diberi Kalium Klorat (KCL03) atau Natrium Klorat (NaCL03). Induksi adalah proses perangsangan pada pohon agar berbuah / berbunga.


Lantaran sifat unggulnya, klengkeng diamond river, pimpong,dan itoh sempat laris di pasaran. Dalam setahun, ada nursery yang bisa menjual kurang lebih 35.000 batang dimana kebanyakan pembelinya adalah para hobiis. Namun akhir-akhir ini banyak pekebun-pekebun mulai membeli pohon tersebut guna memenuhi permintaan buah klengkeng yang sampai sekarang masih diimport dari negara-negara tetangga.

Untuk klengkeng pimpong, pada umur 3 tahun perpohonnya bisa menghasilkan buah sampai 25 kg dan untuk klengkeng diamond river bisa mencapai 40 kg perpohonnya, itu belum termasuk bila ada panen susulan. Kedua klengkeng tersebut selain jumlah buahnya yang banyak juga sangat mudah ditanam di pekarangan rumah atau di dalam pot karena tidak memerlukan perlakuan yang khusus,cukup dengan pemberian pupuk kandang secara berkala. Untuk klengkeng pimpong, dalam kondisi prima buahnya bisa mencapai diameter 3-4 cm, sedangkan untuk klengkeng jenis lain hanya bisa mencapai diameter 2.5 cm. Namun untuk ukuran banyaknya dompolan buah, diamond river tetap lebih unggul meski untuk klengkeng itoh bisa mencapai 4 kg setiap dompolannya yang berisi kurang lebih 80 butir buah klengkeng.


Quote:

Originally Posted by 3

3. Beach Cherry (Eugenia Reinwardtiana)

Asal tanaman ini adalah Australia dan didatangkan ke tanah air pada tahun 1996 oleh Dr.Muhammad Reza Tirtawinata . Beach Cherry adalah tanaman yang mudah dirawat, dan hanya mengandalkan pupuk kandang sebagai sumber nutrisi dengan komposisi 1:1:1 antara pupuk kandang, sekam mentah, dan tanah sebagai media tanamnya. Bila menginginkan hasil yang lebih maksimal disarankan untuk memberikan pupuk kimia NPK dengan perbandingan 16:16:16 agar tanaman tumbuh dengan subur dengan cara pemberian 1 sendok makan sekali dalam satu bulan.

Agar penampilan pohon lebih menarik, tanaman beach cherry harus rajin dipangkas. Selain lebih menarik, pemangkasan diperlukan untuk merangsang tumbuhnya cabang-cabang baru yang nantinya akan memunculkan bunga dan buah. Pemangkasan dilakukan pada saat tanaman berumur 4 bulan atau bila cabang-cabang tanaman sudah sebesar lidi.Bila beach cherry ditanam dari biji akan memerlukan waktu 2,5 sampai 3 tahun untuk dapat dilakukan pemangkasan karena pertumbuhan tanaman melalui biji akan sangat lambat.

Beach Cherry adalah tanaman buah yang tahan akan serangan penyakit. Biasanya terserang hama kutu putih, itupun karena disebabkan tanaman yang berada di sekitarnya. Untuk serangan kutu putih, cara yang palig mudah untuk menanggulanginya adalah dengan menyemprotkan insektisida yang telah dicampur dengan deterjen karena deterjen dapat membantu membuka selubung putih pada kutu tersebut sehingga insektisida dapat bekerja secara maksimal.

Tebuwulung Nursery telah membudidayakan tanaman beach cherry dengan sistem sambung susu dengan menggunakan batang bawah dari pohon vermillion/shianto. Dengan perawatan dan pemangkasan yang teratur, tanaman beach cherry dapat menjadi pilihan koleksi tanaman anda di rumah dan dapat mempercantik halaman rumah anda. Selamat mencoba..!!


Quote:

Originally Posted by 4

4. Tabulampot Srikaya Jumbo (Anona Squamosa)

Membuahkan tabulampot sangat mengasikkan. Bagi anda yang ingin mencobanya, srikaya jumbo bisa menjadi pilihan. Buah srikaya (anona squamosa) yang sering kita kenal adalah srikaya lokal yang ukurannya hanya sekepalan orang dewasa dengan daging buah yang tipis dan biji yang banyak. Dan biasanya kita banyak menjumpainya di halaman2 rumah sebagai penghias halaman rumah. Tapi anda bisa lupakan itu semua karena saat ini ada varietas baru yang berasal dari Australia, dan kita biasa menyebutnya srikaya jumbo karena memang berukuran jumbo dimana ukuran perbuahnya bisa mencapai 1 kg.

Disamping itu, daging buahnya tebal dan berbiji sedikit. Srikaya Jumbo bisa ditanam sebagai tabulampot dengan cara sambung pucuk/okulasi dimana dengan cara ini pohon akan cepat berbuah dan hasilnya bisa maksimal dengan ukuran buah yang besar, bisa mencapai 1kg perbuahnya, daging buahnya tebal, berwarna putih, kering, dan rasanya manis sekali. Menurut Agus Sudarto, Tebuwulung Nursery telah membiakkan srikaya jenis ini dengan peminat yang banyak dikarenakan perawatannya yang terbilang mudah. Selain srikaya jumbo, kami juga membiakkan srikaya merah dengan sistem dan perawatan yang sama dengan srikaya jumbo yaitu sistem sambung pucuk/okulasi dengan batang bawah menggunakan pohon srikaya lokal. Dengan cara ini pohon akan lebih cepat berbuah dengan hasil yang maksimal sehingga dapat memikat mata yang memandangnya... Selamat mencoba..!! (Kontak: Agus Sudarto 085711577657, 085885904008)


Tips Mempercepat Tanaman Berbuah

Alangkah senangnya menyaksikan tanaman buah-buahan di halaman rumah tumbuh subur. Dalam benak Anda terbayang nikmatnya memetik buah-buah yang sudah matang saat panen kelak. Namun, apa jadinya jika harapan itu tak terwujud? Lima tahun lebih sama sekali tak ada tanda-tanda berbuah, bahkan berbunga pun tidak. Yang tumbuh subur hanya daunnya. Segala saran sudah Anda ikuti, tapi tanaman itu tetap saja enggan berbuah. Nah, simak tips berikut:


1. Lukai batangnya untuk memutuskan jaringan phloem sehingga aliran karbohidrat dari tajuk pohon (daun) ke bagian perakaran berhenti, sehingga pohon terangsang untuk berbunga.
2. Beri pupuk dan fosfor tinggi untuk merangsang pembungaan dan pembuahan. Saat pemupukan sebaiknya dilakukan sebelum pukul 9 pagi, atau sekitar pukul 4-6 sore.
3. Beri hormon tumbuh. Caranya, encerkan hormon dalam air, lantas semprotkan pada daun. Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada saat cuaca cerah.
4. Pangkas ranting dan daun agar sinar matahari dapat leluasa menggapai daun-daun, dan sirkulasi udara bisa merata ke seluruh tanaman.
5. Lengkungkan cabangnya, karena bunga-bunga akan sulit tumbuh di cabang yang kondisi tumbuhnya tegak lurus.
6. Rajin-rajinlah menyiram.
7. Tajamkan jarum jahit/sulam Anda dengan menggosokkannya pada kertas amplas.
8. Untuk membedakan ujung-ujung jarum satu dengan yang lain, oleskan sedikit cat kuku warna-warni pada setiap ujung jarum.
9. Jika menjahit atau menyulam bahan plastik, gosokkan bedak talk pada jarum untuk mencegah pelekatan.
10. Agar Anda dapat menjahit/menyulam dengan lancar, sekali dua kali tusukkan ujung jarum ke dalam sebatang sabun selagi Anda menjahit.
11. Bila Anda menjumpai kesulitan saat menusuk bahan yang tebal, gosokkan (batang) sabun pada bahan tersebut sebelum Anda mulai menjahit/menyulam.
12. Anda dapat membuat wadah jahit-menjahit sendiri untuk di bawa dalam perjalanan dengan memasukkan jarum dan benang ke dalam tabung bekas lipstik.
Sebelumnya, bersihkan dulu tabung tersebut dengan sikat kecil, kemudian pada dasar tabung diisi dengan kertas tisu. Jarum yang dimasukkan hendaknya sudah dipasang dengan benang warna-warni yang dibutuhkan. Dengan demikian Anda siap menjahit kapan dan di mana saja.

Sumber: http://id.shvoong.com/lifestyle/home-and-garden/2133771-tips-mempercepat-tanaman-berbuah/#ixzz1KR2mHDKv



Kataloq: 2016
2016 -> По антикоррупционной работе в поликлинике
2016 -> AZƏrbaycan respublikasi səHİYYƏ naziRLİYİ azərbaycan tibb universiteti
2016 -> Agnela da Cruz Henriques de Barros Wilper Statement (afta 2016)
2016 -> Seks riSKƏ BƏrabər deyiL!!
2016 -> Qastroentrologiya 1 Yaşlı insanlarda qida borusunun uzunluğu təqribən nə qədərdir?
2016 -> Az Book Library Palanik Çak DÖYÜŞÇÜ klubu “Döyüşçü klubu”nun birinci qaydasında deyilir: «“Döyüşçü klubu” barədə heç kimə danışmamaq
2016 -> Az Book Library Filosof Fikri
2016 -> Ubutumire uniib iratumiye abantu, imigwi y'abantu canke amashirahamwe bose bipfuza gushikiriza inkuru hamwe/canke ivyandiko bijanye n'ihonyangwa ry'agateka ka zina muntu hamwe n'ayandi mabi yose vyakozwe I Burundi guhera mu kwezi kwa Ndamukiza

Yüklə 131,45 Kb.

Dostları ilə paylaş:
  1   2   3   4   5




Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©azkurs.org 2020
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə