Dikau sambur limbur pada senja



Yüklə 0,82 Mb.
tarix27.06.2017
ölçüsü0,82 Mb.





Aliran idealisme adalah aliran di dalam filsafat yang mengemukakan bahwa dunia ide,dunia cita-cita, dunia harapan adalah dunia utama yang dituju dalam pemikiran manusia.

  • Aliran idealisme adalah aliran di dalam filsafat yang mengemukakan bahwa dunia ide,dunia cita-cita, dunia harapan adalah dunia utama yang dituju dalam pemikiran manusia.

  • Contoh : “Habis Gelap Terbitlah Terang“ karya  R.A. Kartini; “Layar Terkembang“ karya  Sutan Takdir Alisjahbana, “Kemarau“ karya A.A. Navis.



  • Aliran romantisme ini menekankan kepada ungkapan perasaan sebagai dasar perwujudan pemikiran pengarang sehingga pembaca tersentuh emosinya setelah membaca ungkapan perasaannya.

  • Contoh : puisi-puisi Amir Hamzah “Buah Rindu“, “ Karena Kasihmu“, “ Memuji Dikau “, “ Mengawan “, “ Do’a “,

  • karya-karya Hamka “Tenggelamnya Kapal Van der Wijk “, “Di Bawah Lindungan Ka’bah“, “Di dalam Lembah Kehidupan“, roman “Upacara“ dan kumpulan sajak “Nyanyian Ibadah“ nya Korrie Layun Rampan, kumpulan sajak  “ Romance Perjalanan “ Kirjomulyo, “ Buku Puisi “ nya Hartoyo Andangjaya.



BUAH RINDU

  • BUAH RINDU

  • Dikau sambur limbur pada senja

  • dikau alkamar purnama raya

  • asalkan kanda bergurau senda

  • dengan adinda tajuk mahkota.

  •  

  • Dituan rama-rama melayang

  • didinda dendang sayang

  • asalkan kandaa selang-menyelang

  • melihat adinda kekasih abang



Simbolisme adalah aliran kesusastraan yang penyajian tokoh-tokohnya bukan manusia melainkan binatang, atau benda-benda lainnya seperti tumbuh-tumbuhan yang disimbolkan sebagai perilaku manusia.

  • Simbolisme adalah aliran kesusastraan yang penyajian tokoh-tokohnya bukan manusia melainkan binatang, atau benda-benda lainnya seperti tumbuh-tumbuhan yang disimbolkan sebagai perilaku manusia.

  • Contoh: “Mereka Bilang Saya Monyet”, “Nayla” karya Djenar Maesa Ayu. , “ Kucing “ sajak Sutardji Q.B., “ Ikan-ikan Hiu, Ido, Homa “ karya Y.B. Mangunwijaya, “Ular  dan  Kabut“ sajak Ajib Rosidi



“Namun seperti Si Kepala Anjing, sikap Si Kepala Buaya itu tidak kalah berbudayanya jika berada di tempat umum. Saya yakin, pasti tidak adaa yang mengira kelakuan Si kepala Buaya dan Si Kepala Ular juga Si Kepala Anjing, bahkan semua kepala-kepala binatang ini ketika mereka tidak berada di depan umum.”. (halaman : 9)

  • “Namun seperti Si Kepala Anjing, sikap Si Kepala Buaya itu tidak kalah berbudayanya jika berada di tempat umum. Saya yakin, pasti tidak adaa yang mengira kelakuan Si kepala Buaya dan Si Kepala Ular juga Si Kepala Anjing, bahkan semua kepala-kepala binatang ini ketika mereka tidak berada di depan umum.”. (halaman : 9)

  • Mereka bilang, saya monyet karya Djenar Maesa Ayu



Aliran ekspresionisme adalah aliran dalam karya seni, yang mementingkan curahan batin atau curahan jiwa dan tidak mementingkan peristiwa-peristiwa atau kejadian-kejadian yang nyata. Ekspresi batin yang keras dan meledak-ledak. biasa dianggap sebagai pernyataan atau sikap pengarang.

  • Aliran ekspresionisme adalah aliran dalam karya seni, yang mementingkan curahan batin atau curahan jiwa dan tidak mementingkan peristiwa-peristiwa atau kejadian-kejadian yang nyata. Ekspresi batin yang keras dan meledak-ledak. biasa dianggap sebagai pernyataan atau sikap pengarang.

  • Pengarang Indonesia yang dianggap ekspresionis ialah Chairil Anwar.



PERSETUJUAN DENGAN BUNG KARNO Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji Aku sudah cukup lama dengan bicaramu dipanggang diatas apimu, digarami lautmu Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945 Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu Aku sekarang api aku sekarang laut Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak & berlabuh (1948)

  • PERSETUJUAN DENGAN BUNG KARNO Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji Aku sudah cukup lama dengan bicaramu dipanggang diatas apimu, digarami lautmu Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945 Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu Aku sekarang api aku sekarang laut Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak & berlabuh (1948)



Mistisisme adalah aliran dalam kesusastraan yang mengacu pada pemikiran mistik, yaitu pemikiran yang berdasarkan kepercayaan kepada Zat Tuhan Yang Maha Esa, yang meliputi segala hal di alam ini.

  • Mistisisme adalah aliran dalam kesusastraan yang mengacu pada pemikiran mistik, yaitu pemikiran yang berdasarkan kepercayaan kepada Zat Tuhan Yang Maha Esa, yang meliputi segala hal di alam ini.

  • Contoh karya sastra yang beraliran ini adalah sebagian besar karya Amir Hamzah, Bahrun Rangkuti, dan J.E.Tatengkeng, dan Danarto.



KUBURAN ITU MENGANGA!

  • KUBURAN ITU MENGANGA!

  • ....... Kuburan Eyang putri yang kami jaga empat puluh hari empat puluh malam, dibongkar maling, dan kain kafan, ya .... kain kafan itu ....

  • “eyang bakal mati pada malam Selasa Kliwon dini hari, tujuh hari mendatang. Lalu kuburkan cepat-cepat di siang hari. Soalnya sore hari bakal hujan lebat. Sebagian Jakarta bakal menemukan ......

  • Selamat Jalan, Nek karya Danarto



Aliran karya sastra yang melukiskan berbagai objek dan tanggapan secara serentak. Karya sastra yang bercorak surealisme umumnya susah dipahami karena gaya pengucapannya yang melompat-lompat dan terkadang terasa agak kacau.

  • Aliran karya sastra yang melukiskan berbagai objek dan tanggapan secara serentak. Karya sastra yang bercorak surealisme umumnya susah dipahami karena gaya pengucapannya yang melompat-lompat dan terkadang terasa agak kacau.

  • Contoh karya sastra aliran ini misalnya Radio Masyarakat karya Rosihan Anwar, Merahnya Merah karya Iwan Simatupang, dan Tumbang karya Trisno Sumardjo.



“Tokoh kita tak suka pada opseter ini, sebagaimana dia tak menyukai siapa saja yang lapang kerjanya sedikit banyak ada hubungannya dengan orang mati.” (Ziarah: hlm. 6)

  • “Tokoh kita tak suka pada opseter ini, sebagaimana dia tak menyukai siapa saja yang lapang kerjanya sedikit banyak ada hubungannya dengan orang mati.” (Ziarah: hlm. 6)

  • “Begitu malam jatuh, perutnya dituangkannya arak penuh-penuh, memanggil Tuhan keras-keras, kemudian meneriakkan nama Istrinya keras-keras, menangis keras-keras, untuk pada akhirnya tertawa keras-keras.” (Ziarah: hlm. 1)



Aliran Materialisme

  • Aliran Materialisme

  • Aliran Realisme adalah aliran dalam karya sastra yang berusaha melukiskan suatu objek seperti apa adanya.

  • Aliran ini umumnya lebih objektif memandang segala sesuatu (tanpa mengikut sertakan perasaan).

  • - Novel PADA SEBUAH KAPAL karya N. H. DINI.

  • - KOTA HARMONI karya IDRUS.

  • - TAK ADA HARI ESOK karya MOCHTAR LUBIS.



Kesukaan itu seperti tumpah dari langit memenuhi bumi. Seperti hujan yang penuh deru merambang dalam musik balian yang mengelus ke hutan-hutan Tutupan. Seperti teri dan lele sambut-bersambut seperti tangan yang saling berjabat dengan rasa girang yang melimpah. (Perjalanan dalam Kelam karya Korrie Layun Rampan)

  • Kesukaan itu seperti tumpah dari langit memenuhi bumi. Seperti hujan yang penuh deru merambang dalam musik balian yang mengelus ke hutan-hutan Tutupan. Seperti teri dan lele sambut-bersambut seperti tangan yang saling berjabat dengan rasa girang yang melimpah. (Perjalanan dalam Kelam karya Korrie Layun Rampan)



Aliran Impresionisme

  • Aliran Impresionisme

  • adalah aliran kesusastraan yang memusatkan perhatian pada apa yang terjadi dalam batin tokoh utama. Impresionisme lebih mengutamakan pemberian kesan/pengaruh kepada perasaan daripada kenyataan atau keadaan yang sebenarnya.

  • Beberapa pengarang Pujangga Baru memperlihatkan impresionisme dalam beberapa karyanya.



NATURALISME

  • NATURALISME

  • Aliran yang mementingkan pengungkapan secara terus-terang, tanpa mempedulikan baik buruk dan akibat negatif.

  • Kumpulan sajak F. Rahardi, “ Catatan Harian Sang Koruptor “ dan “ Sumpah WTS “, beberapa sajak Rendra “ Bersatulah Pelacur-pelacur Kota Jakarta “, “ Rick dari Corona “, “ Sajak Gadis dan Majikan “, Sajak SLA “ bisa ditunjuk sebagai contoh pengibar aliran ini. Dari khazanah lama “Surabaya“ nya Idrus bisa digunakan sebagai  contoh meskipun tidak seseru punya F. Rahardi dan Rendra.



”Saya tahu persis siapa dirinya. Saya tahu persis Si Kepala Anjing berhubungan dengan banyak laki padahal ia sudah bersuami. Saya persis Si Kepala Anjing sering mengendus-ngendus kemaluan Si kepala Srigala. Bahkan Si Kepala Anjing juga pernah mengendus-ngendus kemaluan saya walaupun kami berkelamin sama. Tapi tidak di depan umum”. (halaman 8)

  • ”Saya tahu persis siapa dirinya. Saya tahu persis Si Kepala Anjing berhubungan dengan banyak laki padahal ia sudah bersuami. Saya persis Si Kepala Anjing sering mengendus-ngendus kemaluan Si kepala Srigala. Bahkan Si Kepala Anjing juga pernah mengendus-ngendus kemaluan saya walaupun kami berkelamin sama. Tapi tidak di depan umum”. (halaman 8)



DETERMINISME

  • DETERMINISME

  • Istilah determinisme berasal dari doktrin filsafat yang menyatakan bahwa setiap kejadian atau peristiwa itu ada penyebabnya. Dalam sastra, determinisme mencoba menggambarkan tokoh-tokoh cerita dikuasai oleh nasibnya, sehingga tokoh tersebut tidak sanggup dan tidak mampu lagi ke luar dari takdir yang telah jatuh pada dirinya.

  • Contoh: “Tragedi Sangkurian “, “Pengakuan Pariyem“ nya Linus Suryadi AG, novel “Kuterima Penderitaan Ini, Ibu“ Motenggo Boesye



“Ah Ya, maklum Jawa Baru, mas. Semua serba pakai kelas Bangsawan dan rakyat jelata, Darah biru dan darah biasa. Dalam kraton dan luar kraton -berbeda derajatnya. Kehormatan serta kedudukannya. Dan dasar kehidupan yang dijadikan patokan ialah asal-usulnya. Semua terpateri di jidat jua. Hembusan semangatnya tersisa dan menempel di abad kita” (hlm.  5, Pengakuan Pariyem)

  • “Ah Ya, maklum Jawa Baru, mas. Semua serba pakai kelas Bangsawan dan rakyat jelata, Darah biru dan darah biasa. Dalam kraton dan luar kraton -berbeda derajatnya. Kehormatan serta kedudukannya. Dan dasar kehidupan yang dijadikan patokan ialah asal-usulnya. Semua terpateri di jidat jua. Hembusan semangatnya tersisa dan menempel di abad kita” (hlm.  5, Pengakuan Pariyem)



Aliran Eksistensialisme

  • Aliran Eksistensialisme

  • Aliran ini adalah aliran di dalam filsafat yang muncul dari rasa ketidakpuasan terhadap dikotomi aliran idealisme dan aliran materialisme dalam memaknai kehidupan ini.

  • Eksistensialisme ingin mencari jalan ke luar dari kedua pemikiran yang dianggap ekstrem itu yang berpikiran bahwa manusia di samping ia sebagai subjek ia pun juga sekaligus sebagai objek dalam kehidupan ini (Ahmad Tafsir,1994 hal 193).

  • Tokoh-tokohnya : Soren Aabye Kierkegaard (1813-1855) dari Denmark, kemudian Jean Paul Satre (1905-1980) dari Prancis.

  • Sastrawan Indonesia : Iwan Simatupang






Yüklə 0,82 Mb.

Dostları ilə paylaş:




Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©azkurs.org 2020
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə