Sistem penilaian dalam


susu. susu. e. Adrenalin



Yüklə 2,77 Mb.
səhifə15/18
tarix06.05.2017
ölçüsü2,77 Mb.
1   ...   10   11   12   13   14   15   16   17   18

susu.

  • susu.

  • e. Adrenalin.

  • Disekresikan oleh kelenjar adrenalin menormalkan fungsi darah.

  • Dalam jumlah yang tinggi akan mendepres sekresi susu.

  • Saat stres sekresi adrenalin akan meningkat dan akan menahan keluarnya susu (hold up her milk). Adanya adrenalin akan menyebabkan pembuluh darah berkontraksi (penyempitan) sehingga akan menghambat oxitocin.



f. Oxitocin

  • f. Oxitocin

  • Disekresikan oleh glandula Pituitari Posterior. Adanya rangsangan , oxitocin akan dilepas akan terjadi Milk Let Down.

  • Injeksi oxitocin akan meningkatkan produksi susu tetapi sifatnya sementara.

  • 7. UMUR SAPI

  • Puncak produksi susu sapi perah sub tropis dicapai pada tingkat laktasi IV – V ( umur 5 – 6 tahun).

  • Sapi daerah tropis puncak produksinya dicapai pada laktasi III-IV (5-6 tahun).



Sapi daerah tropis beranak I kali lambat, Calving Intervalnya panjang

  • Sapi daerah tropis beranak I kali lambat, Calving Intervalnya panjang

  • Kenaikan produksi susu sapi-sapi tropis dari Laktasi I ke laktasi berikutnya 15%, sedangkan sapi daerah sub tropis mencapai 25-30%, karena perbedaan genetis dan manajemen.

  • 8. Lama Bunting

  • Setelah kebuntingan 6 bulan produksi susu akan turun karena pakan digunakan untuk



pertumbuhan fetus.

  • pertumbuhan fetus.

  • 9. UKURAN BADAN

  • Sapi-sapi ukuran besar (Large Breed) produksi susunya lebih banyak. Tidak semua bangsa sapi perah berukuran besar produksi susunya tinggi tetapi produksi susu yang tinggi umumnya diperoleh dari bangsa-bangsa sapi perah yang besar.



Ambing adalah suatu kelenjar kulit yang tertutup oleh bulu, kecuali pada putingnya. Ambing tampak seperti kantung yang berbentuk segi empat.

  • Ambing adalah suatu kelenjar kulit yang tertutup oleh bulu, kecuali pada putingnya. Ambing tampak seperti kantung yang berbentuk segi empat.

  • Ambing terbagi menjadi 2 bagian yaitu sebelah kanan dan kiri yang dipisahkan oleh jaringan pemisah yang tebal dan terletak memanjang dan membantu melekatnya ambing yang disebut central suspensory ligament.



Tiap bagian ambing kanan dan kiri terbagi lagi menjadi 2 yaitu kuartir depan dan kuartir belakang yang dibatasi oleh jaringan pengikat yang tipis, sehingga ambing sapi terbagi menjadi 4 kuartir yaitu kuartir kanan- kiri dan kuartir depan-belakang. Tiap kuartir mempunyai saluran tempat keluarnya air susu yang disebut saluran putting susu.

  • Tiap bagian ambing kanan dan kiri terbagi lagi menjadi 2 yaitu kuartir depan dan kuartir belakang yang dibatasi oleh jaringan pengikat yang tipis, sehingga ambing sapi terbagi menjadi 4 kuartir yaitu kuartir kanan- kiri dan kuartir depan-belakang. Tiap kuartir mempunyai saluran tempat keluarnya air susu yang disebut saluran putting susu.



Ambing terdiri dari 2 macam jaringan pokok yaitu :

  • Ambing terdiri dari 2 macam jaringan pokok yaitu :

  • a.Jaringan kelenjar

  • yaitu jaringan pembentuk air susu

  • b.Jaringan pengikat yang

  • merupakan jaringan

  • penunjang



Antara ambing depan dan ambing belakang proporsi produksi susunya berbeda

  • Antara ambing depan dan ambing belakang proporsi produksi susunya berbeda

  • Kwartir belakang umumnya lebih besar dari kwartir depan

  • Proporsi Susu Kwartir belakang 60% dari total produksi, sedangkan produksi susu kwartir depan 40% dari total produksi.





SISTEM TENUNAN KELENJAR SUSU :

  • SISTEM TENUNAN KELENJAR SUSU :

  • (1). RONGGA PUTTING ( TEAT

  • CISTERN = SIMUS

  • PAPILLARIA)

  • Fungsi rongga putting

  • adalah sebagai tempat

  • penampung susu paling

  • akhir.

  • Pada ujung bawah putting

  • terdapat lubang putting /

  • saluran yang disebut

  • streak canal = teat metus =

  • ductus papillaris yang

  • berukuran 8-10 mm tempat

  • keluarnya susu.



Streak canal dikelilingi oleh otot-otot sphincter yang berbentuk sirkuler yang berfungsi untuk membuka dan menutupnya streak canal dan ini berfungsi untuk menahan agar susu tidak mudah keluar karena adanya tekanan ambing akibat akumulasi susu dalam ambing. Otot sphincter ini juga dapat mencegah bakteri masuk ke dalam putting yang dapat menyebabkan mastitis.

  • Streak canal dikelilingi oleh otot-otot sphincter yang berbentuk sirkuler yang berfungsi untuk membuka dan menutupnya streak canal dan ini berfungsi untuk menahan agar susu tidak mudah keluar karena adanya tekanan ambing akibat akumulasi susu dalam ambing. Otot sphincter ini juga dapat mencegah bakteri masuk ke dalam putting yang dapat menyebabkan mastitis.



1   ...   10   11   12   13   14   15   16   17   18




Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©azkurs.org 2020
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə