Jadwal Imunisasi Anak Umur 0 – 18 tahun Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (idai), Tahun 2011 Jenis vaksin Umur pemberian vaksin Bulan Tahun Lhr



Yüklə 16.72 Kb.
PDF просмотр
tarix14.01.2017
ölçüsü16.72 Kb.

Jadwal Imunisasi Anak Umur 0 – 18 tahun 

Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Tahun 2011 

Jenis vaksin

Umur pemberian vaksin

Bulan

Tahun

Lhr

1

2

3

4

5

6

9

12

15

18

24

3

5

6

7

8

10

12



18

Hepatitis  B

1

2

3



Polio

0

1



2

3

4



5

BCG


1

DTP


1

2

3



4

5

6 (Td)



7 (Td)

Hib


1

2

3



4

PCV


1

2

3



4

Rotavirus

1

2

3



Influenza

Diberikan 1 kali per tahun

Campak

1

2



MMR

1

2



Tifoid

Ulangan tiap 3 tahun

Hepatitis  A

2 kali, interval 6-12 bulan

Varisela

1 kali


HPV

*

3 kali



*

HPV = Human Papilloma Virus



Keterangan

Vaksin Hepatitis B diberikan dalam waktu 12 jam setelah lahir

Vaksin Polio

diberikan pada kunjungan pertama. Bayi yang lahir di RB/RS diberikan vaksin OPV saat 

bayi dipulangkan untuk menghindari transmisi virus vaksin kepada bayi lain. Selanjutnya, 

untuk polio-1, polio-2, polio-3 dapat diberikan vaksin OPV atau IPV.



Vaksin BCG

optimal  diberikan  pada  umur  2  sampai  3  bulan.  Bila  vaksin  BCG  akan  diberikan 

sesudah umur 3 bulan, perlu dilakukan uji tuberkulin. Bila uji tuberkulin pra-BCG tidak 

dimungkinkan,  BCG  dapat  diberikan,  namun  harus  diobservasi  dalam  7  hari.  Bila  ada 

reaksi lokal cepat di tempat suntikan (accelerated local reaction), perlu dievaluasi lebih 

lanjut (diagnostik TB).



Vaksin DTP

diberikan pada umur > 6 minggu. Dapat diberikan vaksin DTwP atau DTaP atau kombinasi 

dengan Hepatitis B atau Hib. Ulangan DTP umur 18 bulan dan 5 tahun. Program BIAS: 

disesuaikan dengan jadwal imunisasi Kementerian Kesehatan. Untuk anak umur di atas 7 

tahun dianjurkan vaksin Td.

Vaksin Campak

diberikan pada umur 9 bulan, vaksin penguat diberikan pada umur 5-7 tahun. Program 

BIAS: disesuaikan dengan jadwal imunisasi Kementerian Kesehatan.

Vaksin

Pneumokokus

dapat diberikan pada umur 2, 4, 6, 12-15 bulan. Pada umur 7-12 bulan, diberikan 2 kali 

dengan interval 2 bulan; pada umur > 1 tahun diberikan 1 kali, namun keduanya perlu 

dosis ulangan 1 kali pada umur > 12 bulan atau minimal 2 bulan setelah dosis terakhir. 

Pada anak umur di atas 2 tahun PCV diberikan cukup satu kali

Vaksin

Rotavirus

monovalen  diberikan 2 kali, vaksin rotavirus pentavalen   diberikan 3 kali. Vaksin rotavirus 

monovalen  dosis  I  diberikan  umur  6-14  minggu,  dosis  ke-2  diberikan  dengan  interval 

minimal 4 minggu. Sebaiknya vaksin rotavirus monovalen selesai diberikan sebelum umur 

16 minggu dan tidak melampaui umur 24 minggu. Vaksin rotavirus pentavalen : dosis 

ke-1 diberikan umur 6-12 minggu, interval dosis ke-2, dan ke-3 4-10 minggu, dosis ke-3 

diberikan pada umur < 32 minggu (interval minimal 4 minggu).

Vaksin Varisela

dapat diberikan setelah umur 12 bulan, terbaik pada umur sebelum masuk sekolah 

dasar. Bila diberikan pada umur > 12 tahun, perlu 2 dosis dengan interval minimal 4 

minggu.


Vaksin MMR

dapat diberikan pada umur 12 bulan, apabila belum mendapat vaksin campak umur 9 

bulan. Selanjutnya MMR ulangan diberikan pada umur 5-7 tahun.

Vaksin Influenza diberikan pada umur > 6 bulan, setiap tahun. Untuk imunisasi primer anak 6 bln – < 9 

tahun diberi 2 x dengan interval minimal 4 minggu



Vaksin HPV

dapat diberikan mulai umur 10 tahun. Jadwal vaksin HPV bivalen  0, 1, 6 bulan; vaksin 



HPV tetravalen 0,2,6 bulan. 


Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©azkurs.org 2016
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə