Sistem penilaian dalam



Yüklə 2.77 Mb.
səhifə1/18
tarix06.05.2017
ölçüsü2.77 Mb.
  1   2   3   4   5   6   7   8   9   ...   18


SISTEM PENILAIAN DALAM

  • SISTEM PENILAIAN DALAM

  • PERKULIAHAN:

  • TUGAS /QUIZ : 10%

  • PRAKTIKUM : 15%

  • UTS : 30%

  • UAS : 45%


MAHASISWA DIBERI TOLERANSI KETERLAMBATAN 15 MENIT, LEBIH DARI 15 MENIT DIPERKENANKAN MENGIKUTI PERKULIAHAN TETAPI TIDAK DIPERKENANKAN MENANDATANGANI DAFTAR HADIR

  • MAHASISWA DIBERI TOLERANSI KETERLAMBATAN 15 MENIT, LEBIH DARI 15 MENIT DIPERKENANKAN MENGIKUTI PERKULIAHAN TETAPI TIDAK DIPERKENANKAN MENANDATANGANI DAFTAR HADIR

  • KULIAH MEMAKAI PAKAIAN YANG RAPI, TIDAK DIPERKENANKAN MEMAKAI KAOS OBLONG DAN MEMAKAI SANDAL

  • DOSEN TERLAMBAT DATANG 15 MENIT TANPA PEMBERITAHUAN MAKA KULIAH DIKOSONGKAN, MAHASISWA SILAKAN MENGISI DAFTAR HADIR

  • MAHASISWA YG KENA PRESENSI < 70% TDK DIPERKENANKAN IKUT UAS DENGAN ALASAN APAPUN

  • MAHASISWA YG HANYA HADIR SAAT UTS DAN UAS NILAI AKAN KELUAR D.



Ilmu produksi ternak perah merupakan

  • Ilmu produksi ternak perah merupakan

  • mata kuliah dasar yang mempelajari

  • segala aspek tentang ternak perah yang

  • menyangkut masalah individu ternak

  • (bangsa dan ciri fisik), produksi yang

  • dihasilkan ternak perah,proses produksi

  • susu serta faktor-faktor yang

  • mempengaruhi produksi susu. Mata

  • kuliah ini sebagai mata kuliah prasyarat

  • untuk mata kuliah selanjutnya yaitu

  • Manajemen Ternak Perah.



Mata kuliah ini membahas tentang

  • Mata kuliah ini membahas tentang

  • peranan ternak perah sbg produsen susu,

  • perkembangan sapi perah di Indonesia,

  • bangsa-bangsa serta ciri performance

  • ternak perah, anatomi dan fisiologi

  • saluran pencernaan sapi, komponen

  • penyusun susu, anatomi dan fisiologi

  • kelenjar susu, biologi laktasi, biosintesa

  • susu, faktor-faktor yang mempengaruhi

  • produksi susu



a. Anonymous. 1995. Beternak Sapi Perah.Kanisius Yogyakarta

  • a. Anonymous. 1995. Beternak Sapi Perah.Kanisius Yogyakarta

  • Bath,D.L.F.N.Dickinson.A. Tucker and D.A. Robert.1985. Dairy Cattle : Principles,Practise, Problem and Profit. Lea and Febinger. Philadelphia.

  • Eckles,C.H,W.B.Comb and

  • H. Macy.1979.Milk and Milk Production. Tata Mc Graw Hill Publishing Company. New Delhi



d. Lampert. L.M.1975. Modern Dairy Production. Chemical Publishing Co.Inc. New York.

  • d. Lampert. L.M.1975. Modern Dairy Production. Chemical Publishing Co.Inc. New York.

  • e. Prihadi Sugeng.1997. Ternak

  • Perah.Fakultas Peternakan.Universitas Gadjah Mada.Yogyakarta.

  • Schmith. G.H. 1971. Biology

  • Lactation.W.H.Freeman and Co.San

  • Francisco.

  • g. Wikantandi.B.1997. Biologi Laktasi. Fakultas Peternakan.Universitas Gadjah Mada.Yogyakarta.



TUGAS PERKELOMPOK

  • TUGAS PERKELOMPOK

  • Membentuk kelompok dengan anggota 5 orang / kelompok

  • Translate text book untuk materi tertentu kemudian didiskusikan per kelompok di depan kelas



RENCANA PRAKTIKUM

  • RENCANA PRAKTIKUM

  • Mengamati ciri-ciri bangsa-bangsa sapi perah

  • Pengamatan anatomi ambing

  • Proses Pemerahan

  • Uji Kualitas Susu dan Pemalsuan Susu







SUSU

  • SUSU

  • CAIRAN YANG DISEKRESIKAN OLEH KELENJAR SUSU PADA TERNAK BETINA SETELAH BERANAK TUJUANNYA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN ANAKNYA

  • TIPE PERAH PRODUKSI SUSU YANG

  • DIHASILKAN BERLEBIH UNTUK ANAKNYA SEHINGGA DIMANFAATKAN OLEH MANUSIA SEJAK MANUSIA TAHU MANFAAT SUSU



  • SUSU MEMPUNYAI KANDUNGAN

  • NILAI GIZI TINGGI SEBAGAI SUMBER PROTEIN

  • HEWANI DALAM RANGKA MEMENUHI

  • KEBUTUHAN SUMBER PROTEIN

  • HEWANI

  • MENGEMBANGKAN TERNAK PERAH MELALUI

  • PENINGKATAN POPULASI,PERBAIKAN MUTU

  • GENETIK (EMBRIO TRANSFER, SUPER OVULASI)

  • PENINGKATAN PRODUKSI SUSU



  • MASALAH YANG SERING TIMBUL DALAM PENGEMBANGAN TENAK PERAH :

  • 1.IKLIM

  • SAPI PERAH YANG DIKEMBANGKAN DI

  • INDONESIA BERASAL DARI DAERAH SUB

  • TROPIS

  • 2. KUALITAS PAKAN

  • KUALITAS PAKAN DI INDONESIA RENDAH

  • KARENA KANDUNGAN SK TINGGI AKIBAT INTENSITAS MATAHARI YANG TINGGI



  • 1. SUSU SEGAR HASIL UTAMA

  • 2. PENGHASIL SAPI BIBIT , SELAIN UNTUK REPLACEMENT STOCK / PEREMAJAAN JUGA UNTUK MENAMBAH POPULASI.

  • INDONESIA BELUM MAMPU MENGHASILKAN SAPI BIBIT KARENA 95 % POPULASI SAPI PERAH IMPOR DIKELOLA OLEH PETERNAKAN RAKYAT YANG PENGELOLAANNYA MASIH TRADISIONAL,SDM RENDAH, MASIH SEBAGAI USAHA SAMPINGAN



  1   2   3   4   5   6   7   8   9   ...   18


Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©azkurs.org 2019
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə